Salam
Langsung saja…….selasa Nov 2016 beberapa orang terlihat berkumpul di Balai
Desa Suka Maju Kec .Tanjung Tiram Batu
Bara Sumatera Utara
Info dari orang desa
mengatakan ada pembagian kartu asuransi nelayan yang beberapa waktu lalu di
urus oleh warga yang sudah mengantongi kartu nelayan dengan beberapa syarat dan
ketentuan yang harus di patuhi
Sebuah kabar bagus dan
menjanjikan setelah beberapa waktu belakangan ini kita Bangsa Indonesia di
suguhi berita tak nyaman baik sebagai
rakyat maupun umat beragama ,di mana di sinyalir salah seorang calon Gubernur
Dki Jakarta Bapak Basuki yang ber Cahaya laksana Purnama, melakukan penistaan agama disalah satu tempat
di Jakarta beberapa waktu lalu,dan sudah memasuki ranah hukum ,moga selesai dengan
bijak …amin
Kembali pada asuransi nelayan
yang baru saja di terima oleh sebagian warga yang berprofesi sebagai nelayan,
moga hal ini benar-benar menjadi acuan dan bukti komitmen Pemerintah dalam hal
menjaga dan melindungi para nelayan yang sudah sangat lama terabaikan , sehingga masyarakat nelayan
yang lain yang belum mendapatkan segera mengurus juga hingga punya jaminan
dalam melakukan pekerjaan sehari-hari,
Dan hendaknya dalam hal klaim
hak pun sebisanya para nelayan ini nantinya tidak di persulit dengan hal ini- itu
yang membuat sulit dan bingung dan dapat menimbulkan masalah baru serta
memunculkan pahlawan –pahlawan kesiangan dengan nama “ calo” dan menerobos
aturan main dengan system suap yang sangat di larang
Selain itu hendaknya pemerintah
yang memberi kebijakan juga ada baiknya tetap terus mengawasi dalam penerbitan
asuransi tsb,hingga tidak ada oknum nakal yang berani bermain –main dengan
mengalihkan fungsi sebenarnya …. dengan kata lain mereka yang bukan nelayan pun
ikut-ikutan mengurus asuransi tsb karena ada beking oknum tertentu yang sanggup
menerobos batas birokrasi .Selain itu hendaknya ada tempat atau wadah yang di
buat untuk para nelayan ini sekedar
untuk bertanya atau berkeluh kesah hingga apapun info dan aturan yang di
terapkan dapat langsung di terima para nelayan
tanpa harus mendengar kabar si anu atau si fulan yang belum tentu jelas
asal usul apalagi kebenarannya
Sekali lagi terima kasih untuk
pemerintah yang mengeluarkan kebijakan ini moga dapat terus berkesinambungan
hingga kedepanya dalam meningkatkan taraf hidup dan perekonomian bangsa
khususnya para nelayan ,terutama nelayan yang menjadi buruh di kapal-kapal
bermotor yang jelas mereka tidak memiliki saham atas kepemilikan usaha walau
sepeserpun
Sekian dan terima kasih…pada Tuhan
saya mohon ampun ,pada harian Waspada saya ucapkan banyak terima kasih karna
sudi penjadi wadah penyambung lidah
Wassalam
adnan sandri /blog aryant99
Tidak ada komentar:
Posting Komentar